BERIMAN

Salah satu hotel di Medan

Di era sekarang ini atau yang lebih populer disebut industri 4.0 tentu sangat dibutuhkan keterampilan yang mumpuni pada teknologi digital. Namun, sebagai pelaku sekaligus objek kehidupan, manusia dengan segala potensi yang dianugerahkan Allah SWT masih membutuhkan nurani akal budi yang membedakannya dengan makhluk lain. Tak peduli tempat dan waktu, manusia ya tetaplah manusia yang butuh kasih sayang, cinta dan penghargaan. Tercukupinya kebutuhan ini akan melambungkan semangatnya sekaligus kinerjanya sebagai maha-status. Sebaliknya, ketidakcukupan dalam pemenuhan kebutuhan tersebut semakin melemahkan kelenjar pituari dan tentu nihil hormon endorfin. Sinergi antara akal – hati – tangan (beriman) wujud nyata dari sekedar motto iman-ilmu-amal. Tanpa entitas tersebut, hanya nol besar dan kapitalisasi dogma sesungguhnya biang dari kemunafikan sekaligus kenaifan manusia. Beriman menunjukkan fitrah alami manusia secara total dan konsisten menuju perbaikan. (AS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *